Awas, Jangan Keliru Melihat Bakat Anak!

Juni 20, 2009

JAKARTA, KOMPAS.com - Beberapa pakar pendidikan mengatakan, dua sampai sepuluh persen anak-anak berbakat saat ini cenderung mengalami kesulitan belajar sehingga memerlukan perhatian dan penanganan khusus.

Satu dari beberapa pakar itu adalah Prof.Dr. Conny Semiawan, yang mengatakan hal tersebut dalam peluncuran bukunya bertajuk ‘Kreativitas Keberbakatan’. Buku tersebut dibedah bersama-sama pakar lainnya seperti pakar pilsafat Prof.Dr. Toeti Herati Roosseno, pakar pendidikan Prof Dr HAR Tilaar, serta sosiolog Imam B Prasodjo, di Jakarta, Jumat (19/6).

Menurut Conny, kelompok anak-anak berbakat tersebut terdiri dari tiga sub kelompok. Kelompok pertama adalah anak berbakat yang mengalami kesulitan belajar di bidang tertentu. Mereka tidak dikenal sebagai anak berbakat lantaran tertutup oleh rendahnya motivasi belajarnya sendiri.

Kelompok kedua adalah anak berbakat yang tidak pernah diketahui sebagai anak berbakat. Hal itu terjadi karena kemampuan dan ketidakmampuannya saling menutupi. Alhasil, potensi sesungguhnya dari si anak tidak pernah terwujud. Si anak akhirnya dianggap hanya sebagai anak berprestasi biasa.

Sementara itu, kelompok ketiga merupakan kelompok anak berbakat yang kemampuannya tidak teridentifikasi. Akibatnya, si anak tidak mengerti kinerja intelektualnya. Si anak pun merasa tidak pernah terpenuhi kebutuhannya sebagai anak berbakat.

Biasanya, anak berbakat yang tanpa punya prestasi sesuai potensinya kerap berperilaku rendah diri, mereka seringkali bersikap negatif terhadap sekolah atau gurunya, bersikap selalu defensif, suka menyalahkan orang lain, kedewasaan yang tidak matang, serta punya kebiasaan belajar kurang baik,” ujarnya.

Sampai akhirnya, lanjut Conny, kondisi si anak akan mencapai tahap under achievement atau menyimpang dari standar prestasi. Hal tersebut tak lain suatu kondisi yang menunjukkan adanya keadaan terpisah antara kognisi dan emosi yang menunjukkan sebuah gangguan sinergi antara rasio dan emosi. Conny menandaskan, kondisi tersebut harus segera ditangani.

“Sehingga sangat diperlukan komunikasi antara orangtua dan sekolah atau gurunya, sehingga memungkinkan munculnya harapan untuk memperbaiki penyimpangan tersebut, si anak berbakat pun bisa menjadi anak yang sukses di sekolah sesuai potensinya di kemudian hari,” tambahnya.

Hanya, di sisi lain, beberapa anak berbakat ada pula yang, karena sangat dikagumi dan terlalu sering dipuji, justru cepat mengalami tekanan atau depresi. Pasalnya, kondisi tersebut membuat si anak menjadi sulit untuk bisa mengalami kemajuan jika tiap segala yang dilakukannya tidak mendapatkan pujian.
LTF

Entry Filed under: article creative. Tag: , .

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Halaman

 

Juni 2009
S S R K J S M
« Mei   Jul »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Tulisan Terakhir

Tulisan Teratas

Kategori

Arsip

Kegiatan demosains CREATIVE

SD Budhaya Santo Agustinus

SD Budhaya Santo Agustinus

SD Budhaya Santo Agustinus

SD Budhaya Santo Agustinus

More Photos

Tag Populer di Creative

balon anti pecah Bimbel bocoran soal uasbn 2009 bocoran soal un 2009 BSE buku gratis buku online buku sekolah elektronik buku sekolah gratis cara belajar creative demosains demo sains Demosains creative ebook faktor belajar gratis jadwal UN 2009 kisi-kisi un 2009 kutai kartanegara LKIR 2009 National Young Innovator Awards 2008 PAKEM CREATIVE Pelatihan roket air pelatihan sains percobaan ipa percobaan sain percobaan sains permainan sains Pesta sains anak jalanan POS UN 2009 prediksi soal un 2009 robotik roket air roket asap sel punca skl 2009 Smoke rocket SNMPTN 2009 soal prediksi uasbn 2009 Standar nilai kelulusan Un 2009 tenggarong ujian nasional 2009 UN 2009 water rocket

Klik tertinggi

yang mampir di creative

Blogroll

yang komen

noeng di Standar Kelulusan Ujian Nasion…
noeng di Standar Kelulusan Ujian Nasion…
M.Fariz aqil di Standar Kelulusan Ujian Nasion…
trailer di Bocoran soal (prediksi) UASBN…
citra di Standar Kelulusan Ujian Nasion…