Archive for July, 2008

2 PERAK dan 2 PERUNGGU untuk TOBI 2008

INDONESIA MERAIH MEDALI PERAK DAN PERUNGGU PADA
19th INTERNATIONAL BIOLOGY OLYMPIAD (IBO)
MUMBAI, INDIA – July 13-20, 2008
 

IBO merupakan kegiatan Olimpiade Biologi International untuk menguji kemampuan siswa setingkat SMA pada bidang praktek dan teori yang diselengarakan tiap tahun. IBO ke 19 di Mumbai, India diikuti oleh 55 negara dengan peserta 220 siswa dan 2 Negara observer (Srilangka dan Armenia). Acara dibuka oleh Prof. Dr. Arvin Kumar (Direktur Utama Homi Baba Center for Science Education – HBCSE, TATA Institute for Fundamental Research) dan  Presiden IBO, Dr. Hans Morelis  pada hari Senin, 14 Juli 2008. Acara dilanjutkan dengan penterjemahan 4 tema soal-soal test praktikum dari jam 14.00 oleh lima (5) orang Pembina Tim IBO Indonesia, sebagai Jury : Dr. Agus D. Permana (Team Leader); Dr. Maelita R. Moeis; Dr. Tati S. Subahar, Daru Y. Setianto, M.Si dan Ahmad Faizal, M.Si (Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati – SITH ITB). Ke-4 tema praktikum tersebut adalah: (1) Anatomi dan Fisiologi Tumbuhan; (2) Anatomi dan Fisiologi Hewan; (3) Biologi Molekuler; (4) Perilaku Hewan. Tim juri dari Indonesia baru dapat menyelesaikan semua terjemahan soal tes praktek pada hari selasa, 15-7-08 jam 05.00 (pagi waktu setempat).

Pada hari kedua, Selasa, 15 Juli 2008, Para siswa Indonesia harus bekerja keras mengerjakan 4 tema praktek dalam waktu masing-masing 1 jam (test praktikum berlangsung dari 9.30 s/d 3.30). Hampir semua siswa dari Indonesia maupun negara lain merasa bahwa tema ke-3 (Biologi Molekuler) merupakan bagian yang paling sulit. Keesokan harinya (Rabu, 16 Juli 2006) kelima juri dari Indonesia kembali harus bekerja keras sampai pagi hari berikutnya (sekitar 19 jam) untuk menerjemahkan soal-soal tes teori yang dibagi menjadi dua bagian (A dan B).

Pada hari keempat (Kamis, 17 Juli 2008), keempat siswa Indonesia kembali harus bekerja keras menjawab soal-soal tes teori yang tingkat kesulitannya cukup tinggi. Tes teori berlangsung dalam waktu dua jam untuk bagian A dan dua jam 30 menit untuk bagian B. Secara keseluruhan, soal-soal tes IBO tahun 2008 memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi dan hal tersebut diakui oleh semua negara peserta. Bahkan semua negara juga mengakui bahwa baik soal tes praktek dan teori pada IBO 19th Mumbai, 2008 merupakan yang tersulit dan terbaik selama sejarah penyelenggaraan IBO.

Hari keempat dan kelima (17 – 18 Juli 2008) diisi oleh kegiatan diskusi hasil tes praktek dan teori para tim juri, sementara para siswa menikmati kegiatan tur kota mumbai pada hari tersebut.

Hari keenam, Sabtu 19 Juli 2008, tibalah saat yang paling mendebarkan bagi para peserta yaitu acara penutupan dan pengumuman perolehan medali IBO 19th Mumbai, 2008. Berkat kerja keras dari siswa dan semua pihak yang selama ini mendukung kegiatan IBO, Tim Olimpiade Biologi Indonesia berhasil mendapatkan 2 (DUA) MEDALI  PERAK atas nama ANUGERAH ERLAUT (siswa kelas XI SMA Kharisma Bangsa, Tangerang) dan I MADE DWI ARIAWAN (siswa kelas XII SMAN 1 Tabanan, Bali) serta 2 (DUA) MEDALI PERUNGGU atas nama YANUAR DWI PUTRA L. (siswa kelas XII SMA Semesta Semarang) dan SATRIA CAHYA PAMUNGKAS (siswa kelas XI SMAN 9 Yogyakarta). Secara keseluruhan, hasil tersebut cukup mengejutkan sekaligus menggembirkan bagi tim karena semua siswa baru pertama kali mengikuti event International Biology Olympiad (IBO) maupun lomba international lainnya walaupun mereka belum berhasil meraih medali emas.

ki-ka: Anugerah Erlaut (Perak); Satria Cahya Pamungkas (Perunggu); Yanuar Dwi Putra L. (Perunggu); dan I Made Dwi Ariawan (perak)
 
Tim Olimpiade Biologi Indonesia dengan beberapa pendamping
 
 
Tim Olimpiade Biologi Indonesia dengan staf KJRI Mumbai (ketiga dari kiri)

Harapan kami sebagai wakil dari pembina tim IBO, tahun depan pada penyelanggaraan IBO ke 20 di Tsukuba, Jepang 2009, siswa IBO akan dapat menyumbangkan medali emas, karena pada tahun ini, salah seorang peserta, ANUGERAH ERLAUT masih memiliki kesempatan untuk ikut IBO ke 20, dan ybs mendapatkan nilai yang tidak terlalu berbeda jauh dengan peraih medali emas (hanya berbeda 5-6 points dari peringkat emas).
Tim akan tiba di tanah air pada hari Senin sore, 21 Juli 2008 jam 15.40 WIB.

Pada kesempatan ini kami juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh staf Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah (MANDIKDASMEN), Direktorat Pendidikan Menengah Umum, Departemen Pendidikan Nasional, seluruh staf KJRI Mumbai yang telah melayani Tim Indonesia dengan sangat baik, serta seluruh lapisan masyarakat Indonesia yang telah mendukung perjuangan dari Tim Olimpiade Biologi Indonesia pada IBO 19th Mumbai, India 2008. Sampai jumpa kembali pada IBO 20th Tsukuba, Jepang 2008.

Koordinator Tim IBO Indonesia
Dr. Agus Dana Permana

Last Updated ( Tuesday, 22 July 2008 )
Advertisements

July 31, 2008 at 6:41 am 2 comments

SALUT TIM OLIMPIADE FISIKA 2008

PRESS RELEASE

TIM OLIMPIADE FISIKA INDONESIA

Tim Olimpiade Fisika Indonesia (TOFI) yang membawa lima siswa ke ajang Olimpiade Fisika Internasional (International Physics Olympiad/IPhO) ke-39 di Hanoi, Vietnam berhasil meraih 2 medali emas, 2 medali perak dan 1 medali perunggu. Kegiatan yang telah dilaksanakan tanggal 20 Juli – 29 Juli 2008 ini diikuti oleh 82 negara dengan jumlah peserta mencapai 376 siswa.

Kelima siswa peraih medali tersebut meraih medali adalah :

1. Kevin Winata (SMAK BPK Penabur 1 Jakarta) : medali emas (nilai 40,73)

2. Rudy Handoko Tanin (SMA Sutomo 1 Medan) : medali emas (nilai 33,30)

3. Thomas Aquinas Nugraha Budi (SMAN 78 Jakarta) : medali perak (nilai 27,60)

4. Adam Badra Cahaya (SMAN 1 Jember) : medali perak (nilai 27,48)

5. Tyas Kokasih (SMA Taruna Nusantara Magelang) : medali perunggu (nilai 21,20)

Soal teori yang diperlombakan tahun ini sangat sulit sehingga sebagian besar siswa tidak berhasil menjawab dengan baik. Hal ini membuat nilai total (teori + eksperimen) untuk mendapatkan medali lebih rendah dari yang biasanya. Dengan perolehan nilai 40,73, Kevin berada di peringkat kedua setelah siswa China. Selain itu, Kevin nyaris meraih penghargaan the best experiment dengan nilai 19,75 dari nilai maksimum 20. Sangat disayangkan setelah moderasi, salah satu siswa Taiwan berhasil meraih nilai sedikit lebih tinggi dari Kevin.

Sukses TOFI ini tak lepas dari kerja keras 5 orang pendamping yang bertugas mengikuti International Board Meeting (membahas soal yang diberikan oleh panitia, menterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia agar lebih mudah dimengerti dan menguji/mencoba alat eksperimen), menilai hasil pekerjaan siswa dan mengikuti moderasi (penyesuaian hasil penilaian juri dengan Leader). Tugas yang sangat berat adalah saat pembahasan soal dan penterjemahan yang selalu dilakukan hingga pagi hari alias tidak tidur (begadang). Kelima orang pendamping tersebut adalah : Dr. Kamsul Abraha dan Hendra Kwee, Ph.D. selaku Leader didampingi oleh Dr. Muhammad Hikam, Yudistira Virgus, SSi dan Winson Tanputraman sebagai observer.

Target membawa pulang minimal 2 emas yang dilontarkan oleh Prof. Yohanes Surya, Ph.D selaku ketua TOFI di depan Dirjen Mandikdasmen saat acara pelepasan tim pada tanggal 9 Juli 2008 lalu, terpenuhi. Dengan demikian, TOFI telah berhasil meneruskan tradisi mendulang emas rutin setiap tahun sejak tahun 2002. Medali emas yang pertama dipersembahkan oleh TOFI pada tahun 1999 saat IPhO di Padua Italy, namun tahun 2000 dan 2001 gagal memperoleh medali emas.

Rombongan Indonesia akan kembali ke tanah air pada tanggal 29 Juli 2008 pk 19.30. Keberhasilan tim Indonesia dalam ajang Oimpiade Fisika Internasioanal berkat kerjasama antara Yayasan TOFI dengan Direktorat Pembinaan SMA, Departemen Pendidikan Nasional, dan juga didukung oleh Kementrian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat. (wn)

July 28, 2008 at 6:04 am 4 comments

BUKU MURAH VS BUKU GRATIS

Sepertinya keinginan pemerintah untuk pengadaan buku murah untuk siswa indonesia tidak berjalan mulus, tetap saja suara pro dan kontra terhadap program pemerintah ini. Padahal pmerintah sudah mengeluarkan dana yang tidak sedikit untuk mewujudkan program ini. Namun sejauh ini program pemerintah ini boleh dibilang belum mencapai sasaranya dengan berbagai indikator

1. belum tersosialisasikanya program ini baik kepihak sekolah, siswa orang tua dan masayarakat umum.

2. Belum adanya sekolah yang memakai atau mengunakan buku ini sebagai rujukan.

3. Masih banyaknya sekolah yang belum memiliki jaringan internet yang memadai

4. seringnya down atau time out saat medowload buku

5. besarnya file

6. yang paling penting sampai sekarang buku yang disediakan belum memadai ( baru 49 buku) dari target 250 buku, sementara kegiatan belajar dan mengaja sudah berlangsung.

Apakah benar buku ini murah.. ? berapa biaya internet yang digunakan untuk mendowload, berapa biaya print dll.?

dan sekarang sudah mulai muncul protes (demo) terhadap keberadaan buku murah tersebut karena memang masih menyulitkan sebahagian orang. Demo yang dilakukan oleh berbagai elemen masyarakat ini berlangsung di berbagai tempat kamis 24 juli 2008 antara lain depan gedung departemen pendidikan nasional. dan juga di bundar HI.

Ini perlu jadi renungan bagi kita bersama dan juga pemerintah bagaimana mencari solusi terbaik agar pendidikan benar-benar bisa diakses semua orang, Mengapa buku sekolah harus didownload kalau saja masing-masing diknas bisa berkoordinasi membagikanya kemasing-masing sekolah dalam bentuk softcopy sehingga tidak adalagi alasan sekolah tidak bisa mendownload cara ini jauh lebih cepat dan muarh dibadning dengan harus mendowload masing-masing.

Jadi Buku murah atau buku gratis..??

Kita berharap semoga masalah ini bisa segera terselesaikan sehingga masalah ini tidak mengorbankan mutu pendidikan yang harus diterima oleh siswa.

HIDUP PENDIDIKAN INDONESIA..!!!!!!

July 25, 2008 at 4:16 am 3 comments

Download Buku Sekolah Elektronik Gratis (BSE)

download buku sekolah gratis langsung dengan lebih mudah dan cepat. dari situs http://bse.depdiknas.go.id

Continue Reading July 23, 2008 at 5:10 pm 26 comments

Buku Sekolah Gratis

Mau buku pelajaran sekolah gratis, klik saja di internet ke situs www. depdiknas.go.id atau www.bse.depdiknas.go.id, sementara ini anda dapat mengunduh 49 judul buku dari 16 mata pelajaran yang telah dibeli hak ciptanya oleh pemerintah kepada penerbit dan katanya akan terus bertambah hingga semua mata pelajaran untuk semua jenjang.

Jika anda masuk lewat www.depdiknas.go.id, maka di pojok kanan bawah terdapat kanal e-Book, langsung klik maka anda akan langsung masuk ke halaman BS-e (buku sekolah elektronik).

Di pojok kiri akan terdapat pilihan buku untuk SD, SMP dan SMA, anda cukup klik, akan tampil sejumlah judul buku. Sampai disana anda tinggal memilih dan mengunduh, setelah itu dicetak atau print, maka dapatlah buku gratis.

Saat ini terdapat 49 judul buku yang bisa diunduh seperti buku Bahasa Indonesia mulai SD hingga SMA, buku Matematika untuk SD, SMP, SMA dan SMK.

Saat ini pemerintah telah menambah 201 judul buku lagi dari penerbit dan rencananya Agustus nanti bisa diunduh lewat internet sehingga total buku elektronik yang bisa diakses 250 judul.

“Berdasarkan petunjuk teknis Departemen Pendidikan nasional, siswa tidak lagi diwajibkan membeli buku pelajaran,” .

Jadi mengapa harus beli buku mahal-mahal, unduh saja di internet, gratis lagi.

July 19, 2008 at 7:38 pm 1 comment

Balon Anti pecah

Pernahkah kamu bermain balon….? ya benar ternyata sambil bermain balonpun kita masih bisa belajar loh…! bener,…! banyak hal yang bisa kamu pelajari antara lain mengenai sifat udara dan benda..

nah dalam trik sains kali ini kita akan tunjukan sebuah permaianan dimana kamu akan belajar banyakd ari permainan ini penasaran.. ?

Permainan nya bernama “BAlon anti pecah”

alat dan bahan

1. balon karet. 2. air, lilin dan korek api.

Cara main. : isi balon dengan air kira2 sebanyak 100 ml, kemudian tiup (awas ini ngak mudah loh – bisa muncrat) . kemudian tiuplah balon lain tanpa di isi air. hidupkan lilin. pertama dekatkan balon kosong tanpa air ke lilin.. apa yang terjadi.. duarrrr.. balonnya pecah, kemudian lanjutkan dengan balon yang diisi air. lihat apa yang terjadi.. penasaran coba aja sendiri ya.. !!!

Mengapa bisa begitu..? cari jawabnya ya ?

team litbang demosains CREATIVE

July 19, 2008 at 6:40 am 10 comments

Faktor yang mempengaruhi prestasi anak

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Prestasi Belajar Anak

Dikirim oleh: admin pada Jun 22 2004 – 08:00 PM

diktorat pembinaan TK dan SD Depdiknas

Prestasi belajar di sekolah sangat dipengaruhi oleh kemampuan umum kita yang diukur oleh IQ, IQ yang tinggi meramalkan sukses terhadap prestasi belajar. Namun IQ yang tinggi ternyata tidak menjamin sukses di masyarakat

Dalam rangka Seminar Sehari tentang Faktor-faktor yang mempengaruhi Prestasi Belajar Anak dan Kurikulum Berbasis Komputensi di Sekolah Dasar


1. Pengaruh Pendidikan dan Pembelajaran Unggul

Seorang secara genetis telah lahir dengan suatu organisme yang disebut inteligensi yang bersumber dari otaknya. Struktur otak telah ditentukan secara genetis, namun berfungsinya otak tersebut menjadi kemampuan umum yang disebut inteligensi, sangat dipengaruhi oleh interaksi dengan lingkungannya (Semiawan, C, 1997).Pada kala bayi lahir ia telah dimodali 100 – 200 milyar sel otak dan siap memproseskan beberapa trilyun informasi. Cara pengelolaan inteligensi sangat mempengaruhi kualitas manusianya, tetapi sayang perlakuan lingkungan dalam caranya tidak selalu menguntungkan perkembangan inteligensi yang berpangaruh terhadap kepribadian dan kualitas kehidupan manusia. Ternyata dari berbagai penelitian bahwa pada umumnya hanya kurang lebih 5% neuron otak berfungsi penuh (Clark, 1986).

Lingkungan pendidikan dan berbagai pusat pelatihan serta tempat kerja kita kini juga dipengaruhi oleh lingkungan global yang merupakan berbagai pengaruh eksternal dalam dinamika berbagai aspek kehidupan di dunia, Lingkungan global yang mengadung pengertian tereksposnya kita oleh kehidupan komunitas global menuntut adaptasi masyarakat kita pada kondisi global dan pada gilirannya menuntut adaptasi individu untuk bisa bertahan di masyarakat di mana ia hidup.

Interface antar berbagai stimulus lingkungan melalui interaksi untuk mewujudkan aktualitasasi diri individu secara optimal dalam masyarakat di mana ia hidup dan juga aktualisasi daerah pada masyarakat yang lebih luas, nasional maupun global, inilah yang harus menjadi perhatian pengelola ataupun atasan atas perlakuan subjek SDM, dalam hal kita, para guru dalam perlakuannya terhadap peserta didik. Interaksi yang terjadi dalam prilaku anak-anak kita. Namun secara reciprocal (timbal balik) perlakuan yang diterjadikan adalah cermin kehidupan masyarakat di mana ia hidup.

Menghadapi era global di masa yang akan datang, diharapkan kesadaran tentang reformasi pendidikan memenuhi kondisi masa depan yang dipersyaratkan (necessary condition to be fullfield). Kurun waktu milenium ke 3 dari proses kehidupan manusia sudah berjalan, dan abad ke-21 serta abad ke-22 ini bukan saja merupakan abad-abad baru, melainkan juga peradaban baru. Hal ini dikarenakan betapapun mengalami krisis moneter, Indonesia akan terkena juga oleh restrukturisasi global dunia yang sedang berlangsung. Restrukturisasi dunia, yang terutama ditandai oleh berbagai perubahan dalam bidang ekonomi, sosial, politik dan aspek kehidupan lain, mempengaruhi setiap insan manusia, laki, perempuan, anak di negara berkembang maupun di negara maju, tidak terkecuali negara Indonesia, dan terutama berdampak terhadap orientasi pendidikan.

2. Perkembangan dan Pengukuran Otak

Sebagaimana tadi dikatakan, maka cara penggunaan sistem kompleks dari proses pengelolaan otak ini sebenarnya sangat menentukan inteligensi maupun kepribadian dan kualitas kehidupan yang dialami seorang manusia, serta kualitas manusia itu sendiri. Untuk meningkatkan kecerdasan anak maka produksi sel neuroglial, yaitu sel khusus yang mengelilingi sel neuron yang merupakan unit dasar otak, dapat ditingkatkan melalui berbagai stimulus yang menambah aktivitas antara sel neuron (synaptic activity), dan memungkinkan akselerasi proses berfikir(Thompsn, Berger, dan Berry, 1980 dalam Clark, 1986). Dengan demikian inteligensi manusia dapat ditingkatkan, meskipun dalam batas-batas tipe inteligensinya.

Secara biokimia neuron-neuron tersebut menjadi lebih kaya dengan memungkinkan berkembangnya pola pikir kompleks. Juga banyak digunakan berkembangnya aktivitas “Prefrontal cortex” otak, sehingga terjadi perencanaan masa depan, berfikir berdasarkan pemahaman dan pengalaman intuitif, Prefrontal cortex yang terutama tumbuh pada ketika anak berumur duabelas sampai enambelas tahun mencakup juga kemampuan melihat perubahan pola ekstrapolasi kecendrungan hari ini ke masa depan; regulasi diri serta strategi “biofeedback” dan meditasi; berfikir sistem analisis;yang merupakan aspek-aspek bentuk tertinggi kreativitas serta memiliki kepekaan sosial, emosional maupun rasional (Goodman, 1978, dalam Clark, 1986). Sifat-sifat manusia ini banyak terkait dengan sifat-sifat inisiatif dan dorongan mencapai kemandirian dan keunggulan.

Otak dewasa manusia tidak lebih dari 1,5 kg, namun otak tersebut adalah pusat berfikir, perilaku serta emosi manusia mencerminkan seluruh dirinya (selfhood), kebudayaan, kejiwaan serta bahasa dan ingatannya. Descartes pusat kesadaran orang, ibarat saisnya, sedangkan badan manusia adalah kudanya. Meskipun kemudian ternyata, bahwa perilaku manusia juga dipengaruhi oleh ketidaksadarannya (freud dalam Zohar, 2000:39), kesadaran manusia yang oleh Freud disebut rasionya merupakan kemampuan umum yang mengontrol seluruh perilaku manusia. Berbagai penelitian kemudian membuktikan bahwa kemampuan rasional tersebut biasa diukur dengan IQ (Intelligence Quetient). Meskipun kini terbukti bahwa orang memiliki lebih dari satu inteligensi menurut teori Gardner ada 8 (teori Multiple Intelligence), ukuran yang disebut IQ mengukur kemampuan umum yang bersifat tunggal masih sering dipakai untuk menandai kemampuan intelektual dan prestasi belajar. Ternyata bahwa otak tersebut masih menyimpan berbagai kemungkinan lain.

“Celebral Cortex” otak dibagi dalam dua belahan otak yang disambung oleh segumpal serabut yang disebut “corpus callosum”. Belahan otak kanan menguasai belahan kiri badan, sedangkan belahan otak kiri menguasai belahan kanan badan. Respons, tugas dan fungsi belahan kiri dan kanan berbeda dalam menghayati berbagai pengalaman belajar, sebagaimana seorang mengalami realitas secara berbeda-beda dan unik. Belahan otak kiri terutama berfungsi untuk merespons terhadap hal yang sifatnya linier, logis, teratur, sedangkan yang kanan untuk mengembangkan kreativitasnya, mengamati keseluruhan secara holistik dan mengembangkan imaginasinya. Dengan demikian ada dua kemungkinan cara berfikir, yaitu cara berfikir logis, linier yang menuntut satu jawaban yang benar dan berfikir imaginatif multidimensional yang memungkinkan lebih dari satu jawaban.

3. Kecerdasan (Inteligensi) Emosional
* Prestasi belajar di sekolah sangat dipengaruhi oleh kemampuan umum kita yang diukur oleh IQ, IQ yang tinggi meramalkan suskse terhadap prestasi belajar. Namun IQ yang tinggi ternyata tidak menjamin sukses di masyarakat (Segal, 1997:14). Pada permulaan tahun sembilan puluhan berbagai penelitian menunjukkan (Segal, 1997:5) bahwa diinspirasi oleh berbagai psikolog humanis seperti Maslow, Rollo May, Carl Rogers yang sangat memperhatikan segi-segi subyektif (perasaan) dalam perkembangan psikolog, eksplorasi tentang emosi telah menunjuk pada sumber-sumber emosi (Segal, 1997, Goleman, 1995).

Ternyata bahwa emosi selain mengandung persaan yang dihayati seseorang, juga mengandung kemampuan mengetahui (Menyadari) tentang perasaan yang dihayati dan kemampuan bertindak terhadap perasaan itu. Bahkan pada hakekatnya emosi itu adalah impuls untuk bertindak.

Goleman menyatakan bahwa selain rational mind, seorang memiliki an emotional main yang masing-masing diukur oleh IQ dan EQ dan bersumber masing-masing dari head dan heart. kedua kehidupan mental tersebut, meskipun berfungsi dengan cara-caranya sendiri, bekerjasama secara sinergis dan harmonis.

* Homo sapiens yang memiliki neocortex(otak depan) yang merupakan sumber rasio, yaitu otak depan, terdiri dari pusat-pusat yang memahami dan mendudukan apa yang diamati oleh alat dria kita. Dalam evolusi tentang pengtahuan kemampuan organisma, ternyata bahwa penanjakan kehidupan manusia dalam peradaban dan kebudayaan adalah kerja neocortex yang ternyata juga menjadi sumber kemampuan seseorang untuk perencanaan dan strategi jangka panjang dalam mempertahankan hidup (Goleman, 1995:11).

Perkembangan ini menjadi otak memiliki nuansa terhadap kehidupan emosional seseorang. Struktur lymbic (sumsum tulang belakang) menghidupkan perasaan tentang kesenangan dan keinginan seksual, yaitu emosi yang mewujudkan sexual passion. Namun keterkaitan sistem lymbic tersebut dengan neocortex menumbuhkan hubungan dasar ibu-anak, yang menjadi landasan untuk unit keluarga dan commitment jangka panjang untuk membesarkan anak (spesi yang tidak dimiliki organisma ini seperti binatang melata, tidak memiliki kasih sayang) dan sering membunuh dan /atau menghancurkan anaknya sendiri. Masa anak dan masa belajar panjang (long childhood) bersumber dari saling keterhubungan neuron-neuron dalam ‘pabrik’ otak ini.

* Amygdala adalah neuron yang mewujudkan struktur keterhubungan di atas brainstem dekat dasar dari limbic ring(cincin sumsum tulang belakang antara emosi dan rasio). Amygdala adalah tempat penyimpanan memori emosi.

Joseph Le Doux, neoroscientist dari Center for Neural Scince New York University menemukan peran penting amygdala dalam otak emosional. Amygdala menerima input langsung melalui alat indra dan memberikan signal kepada neocortex, namun juga dapat memberikan respons sebelum tercatat di neocortex. Jadi ada kemungkinan respons manusia sebelum ia berfikir.

July 7, 2008 at 5:55 pm Leave a comment

Older Posts


July 2008
M T W T F S S
    Aug »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Kegiatan demosains CREATIVE

yang mampir di creative

  • 410,761 hits