Kontroversial sel punca

December 1, 2008 at 4:15 pm Leave a comment

Biologi hingga beberapa dekade lalu masih dilecehkan sebagai ilmu kuno dan tak laku. Jauh kalah pamornya dibanding fisika dan terapannya, seperti elektronika, telekomunikasi, hingga komputer. Namun, kini, dengan berkembangnya biologi molekuler dan bioteknologi, maka perkembangan biologi eksperimental sungguh luar biasa, hingga sekaligus menjadi ilmu masa kini dan masa depan yang akan mengubah wajah peradaban umat manusia.

Salah satu bintang perkembangan biologi saat ini adalah riset di bidang sel punca (stem cells). Tepat seabad yang lalu, tahun 1908, istilah ”stem cell” pertama kali diusulkan oleh histolog Russia, Alex- ander Maksimov, pada kongres hematologi di Berlin. Ia mempostulatkan adanya sel induk yang membentuk sel-sel darah (haematopoietic stem cells). Tahun 1978, terbukti teori ini betul dengan ditemukannya sel-sel punca di darah sumsum tulang belakang manusia.

Perkembangan riset sel punca melaju cepat dalam 10 tahun terakhir. Tahun 1998, James Thomson berhasil membiakkan untuk pertama kali sel-sel punca embrionik manusia di Universitas Wisconsin-Madison. Oktober 2007, Mario Capecchi, Martin Evans, dan Oliver Smithies memperoleh Hadiah Nobel Kedokteran untuk riset mereka mengubah gen-gen tertentu pada mencit menggunakan sel punca embrionik hewan ini.

Sayangnya riset di bidang sel punca embrionik di Amerika Serikat sejak 2005 tidak dibiayai oleh anggaran federal karena diboikot oleh Presiden George W Bush sehabis ia terpilih lagi akhir tahun 2004, dengan alasan etis. Untungnya, November 2007 dua ilmuwan Jepang, Shi- nya Yamanaka dan Kazutoshi Takahashi, serta James Thomson secara terpisah mengumumkan keberhasilan mereka menciptakan aneka jenis sel somatik dari sel punca hasil reprogram sel somatik (induced pluripotent cells) yang berasal dari sel-sel kulit manusia. Temuan ini merupakan terobosan besar yang membuka kesempatan untuk terapi regeneratif tanpa dibebani persoalan etik karena tidak memanfaatkan sel-sel punca dari pembiakan embrio.

Tak urung, pemanfaatan sel punca, terutama yang embrionik, adalah isu yang amat kontroversial. Para penentangnya , terutama di kalangan Kristen dan Katolik yang fanatik di AS menganggap embrio manusia tidak selayaknya digunakan untuk eksperimen dan dihancurkan.

Pekan lalu, televisi kabel CNN memberitakan dua hal menarik berkaitan dengan sel punca. Pertama, Vatikan walaupun menyambut gembira kemenangan Barack Obama sebagai Presiden ke-44 AS—karena menjanjikan perbaikan layanan kesehatan dan pendidikan bagi rakyat kebanyakan—tetapi sekaligus juga khawatir jika ia akan mencabut larangan riset sel punca embrionik oleh Presiden Bush. Sebenarnya kekhawatiran ini agak berlebihan karena larangan Bush justru telah dijawab dengan temuan Yamanaka, Takahashi, dan Thomson.

Berita kedua CNN yang sempat disiarkan berulang-ulang adalah keberhasilan tim dokter Eropa menolong Claudia Castillo (30), seorang ibu asal Kolombia yang saluran napas ke paru kirinya rusak akibat infeksi tuberkulosis. Claudia bulan Juni lalu menjalani transplantasi saluran napas (dari trakhea donor cadaver/pasien yang telah meninggal yang diluruhkan sel-sel epitel pelapisnya) dan kemudian dilapis ulang sel-sel punca dewasa dari sumsum tulang belakang milik Claudia sendiri.

Dengan menggunakan sel puncanya sendiri, Claudia tidak mengalami masalah penolakan dan tak perlu menggunakan obat-obat penekan kekebalan. Claudia, yang tadinya susah bernapas dan beraktivitas, kini dapat hidup normal lagi bersama dua orang anaknya di Barcelona.

Irwan Julianto

Entry filed under: article creative. Tags: , .

Tentang Sel Punca (Stem cell) Nasip sibelang dari sumatera

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


December 2008
M T W T F S S
« Nov   Jan »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Kegiatan demosains CREATIVE

lantai kita

SD Budhaya Santo Agustinus

SD Budhaya Santo Agustinus

SD Budhaya Santo Agustinus

More Photos

yang mampir di creative

  • 407,817 hits

%d bloggers like this: