Archive for April, 2010

Adakah Mafia UN Itu..?

KOMPAS.com – Seusai ujian nasional hari pertama, dua siswa sebuah sekolah menengah atas negeri di Medan dipanggil kepala sekolah. Mereka juga dimintai keterangan oleh anggota polisi dari Kepolisian Kota Besar Medan. Pokok masalahnya, dua siswa itu kedapatan membawa catatan formulasi jawaban UN salinan dari pesan singkat atau SMS bocoran jawaban soal UN yang mereka beli melalui sindikat pembocor soal.

Ada siswa mengaku bahwa mereka membayar Rp 5 juta untuk siswa satu kelas per mata pelajaran. Mereka membayar secara tanggung renteng Rp 125.000 sampai Rp 150.000 per siswa.

“Ada teman kami yang menjadi koordinator. Dialah yang menghubungi penjual jawaban soal UN itu. Saya tidak tahu siapa orangnya,” kata salah satu peserta UN.

Jawaban-jawaban itu datang secara rutin melalui SMS sehari sebelum mata pelajaran terkait diujikan. Jawaban disusun berdasarkan jenis paket soal dan ditata sedemikian rupa dalam bentuk deretan lima huruf untuk lima soal.

Untuk menjawab soal Sosiologi nomor satu sampai lima, misalnya, siswa cukup menghafal deret huruf DDBAC. Bagi para siswa, menjawab deretan huruf itu jauh lebih mudah daripada mengingat sederet rumus geometri atau tabel periodik unsur kimia.

Sindikat pembocor soal sengaja memberi jawaban yang salah di beberapa nomor yang diberi tanda khusus. Tingkat kesalahan berkisar 10 persen sampai 20 persen dari jumlah soal. Prinsipnya, meskipun jawaban siswa ada yang salah, mereka masih bisa lulus mata pelajaran itu.

Selengkapnya

April 16, 2010 at 5:47 am Leave a comment

day, 16 April 2010 11:13

JAKARTA, KOMPAS.com — Pelajar Indonesia meraih medali emas dan perak dalam Olimpiade Penelitian Proyek-Euroasia ke-4 yang berlangsung di Baku, Azerbaijan, 7-11 April 2010. Para pelajar Indonesia itu menyisihkan peserta lain dari 36 negara.

” Ini bukan prestasi yang kondisinya tiba-tiba, melainkan hasil dari upaya yang terus-menerus dilakukan oleh sekolah. — Demir Timurtas “
Juru bicara Pacific Countries Social and Economic Solidarity Association Demir Timurtas dalam siaran pers yang diterima Kompas, Rabu (14/4/2010) malam, melaporkan, medali emas diraih Amalul Auni dan Teuku Muhammad Farhan Dermawan dari SMA Fatih Bilingual Boarding School (Banda Aceh). Adapun M Khifzon Azwar dari SMA Kusuma Bangsa (Palembang) meraih medali perak. Penelitian yang dilakukan Amalul Auni dan Teuku Muhammad Farhan Dermawan adalah tentang ”Penentuan Kadar Timbel dan Merkuri pada Rambut Manusia dan Tanaman Kangkung di Tanah Tsunami Provinsi Aceh”. Mereka menyampaikan penelitiannya bahwa tanah merupakan tempat yang penting untuk tempat hidupnya tumbuhan. Polusi tanah mengakibatkan tanah menjadi tidak subur dan tidak dapat dijadikan tempat hidup organisme. Logam berat, seperti timbel (Pb) dan merkuri (Hg), adalah polutan yang berbahaya bagi lingkungan dan kehidupan organisme. “Maka, tanah harus dijaga kestabilannya dari polutan-polutan berbahaya tersebut,” ujarnya. Tanaman kangkung (Ipomoea reptans) dapat digunakan untuk mengurangi kadar logam berat yang terkandung di dalam tanah sehingga tanah menjadi lebih aman.
Selengkapnya

April 16, 2010 at 4:45 am Leave a comment


April 2010
M T W T F S S
« Feb   May »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Kegiatan demosains CREATIVE

yang mampir di creative

  • 410,262 hits